Pola BOO/ BOT (Build Operate Own/ Build Operate Transfer)

5 05 2009

Pola BOO/BOT (Build Operate Own / Build Operate Transfer) Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Daerah

Pembangunan Infrastruktur dalam era otonomi daerah telah menjadi tanggungjawab sepenuhnya Pemerintah Daerah. Daerah-daerah yang tidak memiliki sumber keuangan yang cukup untuk membangunnya harus mencari alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Salah satu alternatif yang sering digunakan adalah penggunaan pola BOO/BOT (Build Operate Own / Build Operate Transfer). Pola BOO/BOT dikenal luas di dunia, sebagai salah satu jalan keluar bagi permasalahan dana dalam membangun infrastruktur, seperti sarana transportasi, telekomunikasi dan listrik. Terdapat berbagai variasi atau istilah BOO/BOT yang dikenal luas, diantaranya : FBOOT (Finance Build Own Operate Transfer), BOL (Build Operate Lease), DBOM (Design Build Operate Maintain), BOT (Build Operate Transfer), dan sebagainya. Istilah BOO/BOT digunakan untuk semua tipe Concession Agreement.

Pertimbangan-pertimbangan pokok bagi pembangunan proyek infrastruktur dengan pola BOO/BOT yang didasarkan atas kepentingan Pemerintah Daerah, seperti: 

  1. Tidak membebani neraca pembayaran pemerintah (offbalance-sheet financing);

  2. Mengurangi jumlah pinjaman Pemerintah maupun sektor publik lainnya;

  3. Merupakan tambahan sumber pembiayaan bagi proyek-proyek yang diprioritaskan (additional finance sources for priority projects);

  4. Tambahan fasilitas baru;

  5. Mengalihkan resiko bagi konstruksi, pembiayaan dan pengoperasian kepada sector swasta;

  6. Mengoptimalkan kemungkinan pemanfaatan perusahaan maupun teknologi asing;

  7. Mendorong proses alih teknologi, khususnya bagi kepentingan negara-negara berkembang;

  8. Diperolehnya fasilitas yang lengkap dan operasional setelah masa akhir konsesi.

Sebelum menentukan dan untuk keberhasilan pembangunan dan pengoperasian suatu fasilitas/proyek infrastruktur yang menggunakan pola BOO/BOT maka secara konseptual perlu dipertimbangakan faktor-faktor, seperti:

  1. Tipe fasilitas;

  2. Manfaat sosialnya;

  3. Dukungan Pemerintah (Prinsipal) yang dapat diberikan kepada Promotor;

  4. Kualifikasi dan pengalaman dari Promotor itu sendiri;

  5. Lokasi proyek/fasilitas tersebut;

  6. Besar ekuitas yang akan dipakai;

  7. Jaminan kelangsungan suplai bahan mentah;

  8. Jaminan pembelian atas produk dan atau jasa yang dihasilkan dari pengoperasian fasilitas-fasiltas tersebut;

  9. Jangka waktu konsesi;

  10. Komponen dari masing-masing paket yang terkait dengan konstruksi, operasi, pemeliharaan, pembiayaan dan penggerak perolehan penerimaan;

Para pihak yang terlibat dalam pembangunan dengan pola  BOO/BOT ini adalah:

  1. Prinsipal/ Grantor adalah pihak yang secara keseluruhan bertanggungjawab atas pemberian konsesi dan merupakan pemilik akhir dari proyek/fasilitas tersebut setelah habisnya jangka waktu. Dalam hal ini Pemerintahlah yang bertindak sebagai Prinsipal atau yang ditunjuk oleh Pemerintah.

  2. Promotor adalah suatu badan hukum/organisasi yang diberi konsesi untuk membangun, memiliki, mengoperasikan dan mengalihkan fasilitas tertentu. Organisasi  promotor ini biasanya didukung oleh pihak-pihak lain, seperti : Contractor, Investor, Operator, Supplier, Lender , dan User. Pihak yang disebutkan ini masing-masing dapat menjadi satu dengan promotor ataupun terpisah.

Jenis-jenis Kontrak yang terkait dalam kegiatan pembangunan dan pengoperasian proyek/fasilitas infrastruktur dengan polaa BOO/BOT, meliputi antara lain:

  1. Kontrak Konsesi (Concession Agreement) Kontrak antara Prinsipal dan Promotor. Kontrak ini menjadi dasar dari kontrak-kontrak lainnya.

  2. Kontrak Konstruksi (Construction Contract) Kontrak yang dibentuk antara Promotor dan kontraktor. Dalam sejumlah proyek kedua pihak dapat menjadi satu pihak.

  3. Kontrak Suplai (Supply Contract) Kontrak antara Supplier dan Promotor tentang suplai
    bahan-bahan mentah untuk proyek bersangkutan.

  4. Shareholder  Agreement Kontrak yang dibentuk antara Promotor dan Investor. Investor disini dapat diartikan sebagai penyandang dana yang ikut membiayai proyek. Dapat berasal dari Lembaga keuangan ataupun individu.

  5. Kontrak Operasional (Operation Contract) Kontrak antara Promotor dan Operator tentang pengoperasian atau pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun.

  6. Kontrak Pinjaman (Loan Agreement) Kontrak yang dibentuk antara Lender dan Promotor seputar sumber pembiayaan. Lender dapat berupa Bank-bank investasi, dana pensiun, lembaga penyedia kredit ekspor yang menyediakan dana bagi pembiayaan fasilitas tertentu.

  7. Offtake Contract Kontrak ini dibentuk antara User dan Promotor. Pola BOO/BOT ini sangat kompleks sehingga membutuhkan pengetahuan yang cukup bagi aparat daerah untuk melaksanakannya. Pelaksanaan yang salah akan membawa kerugian baik bagi pemerintah daerah sendiri maupun bagi masyarakat, termasuk juga investor.


Pembekalan  pengetahuan tentang pola BOO/BOT ini hendaknya secara berkesinambungan diberikan kepada aparat pemerintah di daerah. Berbagai disiplin ilmu harus saling melengkapi dalam proyek ini. Untuk bidang hukum,  pakar konstruksi haruslah dilibatkan dalam memberikan pembekalan baik dari segi dasar hukum, teknis dan prosedur yang diatur oleh peraturan perundangan serta bentuk kontrak yang sesuai bagi keperluan proyek bersangkutan.

About these ads

Actions

Information

One response

8 05 2009
budiarto

wah wah bagus..thanks ilmunya..maaf kemarin aku coba klik link dari konfirmasi kalian ke emailku tapi gagal..yo wes tar aku send ke email kalian ajah..don’t forget berikan partisipasi di KJI V..sukses selalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: